Home / Daerah / News / Politics

Sabtu, 15 Mei 2021 - 17:51 WIB

Ziarah Kubur Dilarang-Mal Dibuka, Ini Kata Wagub Jakarta

Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta  menjawab kritik atas kebijakan larangan ziarah kubur pada masa libur Lebaran 12-16 Mei 2021.

Seperti yang kita ketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang warga melakukan ziarah kubur ke pemakaman selama libur Lebaran Idulfitri,  pada 12-16 Mei.

Anies berkata larangan yang sama juga ada untuk seluruh makam di Jabodetabek. Warga baru boleh mengunjungi makam mulai Senin (17/5).

Sebelumnya Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta Syamsul Ma’arif menilai Pemprov DKI tak paham soal ziarah kubur yang merupakan bagian dari budaya Betawi. Menurut Syamsul, ziarah kubur lebih baik diatur dan dipantau daripada dilarang.

Baca Juga :  Wabup H Syamsuddin Uti Pimpin Rapat Laporan Fisik Dan Keuangan APBD Th 2022 Periode April

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Fadli Zon juga mengkritik kebijakan tersebut. Ia lantas meminta DKI turut menutup mal-mal di Jakarta.

Fadli mempertanyakan alasan Anies melarang warga ziarah kubur. Dia menyinggung soal keadilan dalam kebijakan itu.

Riza menegaskan kebijakan ini agar tidak terjadi kerumunan yang berpotensi menyebarkan virus corona (Covid-19).

“Kebijakan penutupan pemakaman sementara sampai hari Minggu dimaksudkan agar tidak terjadi kerumunan, karena kita tahu ziarah kubur di musim lebaran ini sangat padat,” ujar Riza dalam unggahannya lewat akun @arizapatria di Instagram, Sabtu (15/5).

Menurut Riza, di pemakaman berpotensi menjadi tempat kerumunan pada musim Lebaran ini. Apalagi, menurut dia, biasanya yang berziarah mulai dari kakek nenek hingga cucu.

Baca Juga :  KOPFRAL Sukses Gelar Lomba Photography 2021, Ini Pemenangnya

“Di situ dapat berpotensi kerumunan pada akhirnya dapat menularkan,” ujarnya.

Menjawab sejumlah kritik tersebut, Riza mengakui bahwa mall dan pusat perbelanjaan memang juga berpotensi kerumunan. Namun, ia memastikan bahwa selama ini di mall sudah ada aturan pembatasan kapasitas.

“Memang mal dan lain-lain juga berpotensi kerumunan, cuma kan sudah kita batasi, kan tempat pariwisata masuknya di batasi 30 persen dan secara online,” ujar Riza.

“Kalau di kuburan kan eggak bisa secara online, sulit membatasinya. Makanya ditutup pilihan terbaiknya,” ungkapnya menambahkan.

Sumber ( CNNIndonesia)

Share :

Baca Juga

Daerah

Memasuki Tahapan Pemilu Serentak 2024, KPU Tanjab Barat Membuka Help Desk Sipol

News

Presiden Berikan 5,5 Milyar Kepada 3 Atlet Peraih Medali Emas

Daerah

Laksanakan FGD, Kapolres Inhil : Humas Memegang Peranan Penting Berikan Informasi Kepada Masyarakat

Daerah

Damkar Inhil Berhasil Evakuasi Ular Sanca Batik di Drainase Kota Tembilahan

News

Gambling establishment casino minimum deposit $1 On the web Trial Slots

Daerah

Kodim 0314/Inhil Konsisten Melayani Masyarakat Untuk Vaksinasi

Daerah

Ketua KNPI Terpilih Menyambangi Bupati Tanjab Barat Untuk Segera Lakukan Pelantikan

Daerah

Wabup H. Syamsuddin Uti Serahkan Uang Pembinaan Dan Piala Kepada Ganda Jaya FC