Home / News

Rabu, 6 Oktober 2021 - 11:38 WIB

Terbang Perdana, Pesawat Buatan Indonesia Menggunakan Bahan Bakar Nabati

Tahtanews.com, JAKARTA – Pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (Persero) CN235-220 melakukan uji terbang dengan menggunakan bioavtur 2,4 persen buatan PT Pertamina (Persero). Uji terbang itu untuk mengetes keandalan bioavtur untuk digunakan sebagai bahan bakar pesawat terbang.

Uji terbang dilakukan di Hanggar 2 PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. pada Rabu (6/10/2021) yang disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa salah satu strategi yang didorong pemerintah untuk percepatan implementasi energi baru dan terbarukan (EBT) dan penurunan emisi gas rumah kaca adalah substitusi energi primer pada subsektor transportasi.

Baca Juga :  Di Peresmian Pabrik HSM 2 Krakatau Steel, Puan Kenang Jasa Bung Karno

Untuk transportasi udara, pemerintah akan menggenjot penggunaan bioavtur guna menekan penurunan emisi yang dihasilkan.

Pengembangan bioavtur telah dicanangkan pemerintah dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 12/2015 dengan target pencampuran sebesar 3 persen pada 2020, dan ditingkatkan menjadi 5 persen pada 2025.

“Implementasi pencampuran bioavtur belum berjalan karena kendala, seperti ketersediaan bioavtur, proses teknologi, dan keekonomiannya,” katanya dalam acara Uji Terbang Pesawat CN-235 FTB dengan bioavtur 2,4 persen (J2,4), Rabu (6/10/2021).

Baca Juga :  IKAMI SULSEL Tanjabbar Lakukan Ramadhan Berbagi

Arifin menuturkan, uji terbang pada pesawat CN235-220 adalah sebuah sejarah baru karena menjadi penerbangan perdana yang menggunakan bahan bakar nabati. Adapun, uji terbang dilakukan dari Jakarta sampai ke Bandung.

Menurutnya, Kementerian ESDM optimistis dan berkomitmen untuk terus mengembangkan bioavtur sampai nantinya bisa menghasilkan bioavtur murni atau J100 yang digunakan untuk seluruh maskapai penerbangan di Indonesia dan internasional.

“Kami harapkan dukungan dari semua pihak untuk tahap-tahap uji coba selanjutnya, termasuk roadmap untuk komersialisasinya,” jelasnya.

 

Sumber : Harianjogja.com

Share :

Baca Juga

Daerah

Kecelakaan Speedboat Air Tawar Dan Pompong, 3 Orang Meninggal Dunia

News

Dodit Punya Koleksi Moge Bernilai Milyaran Rupiah

Daerah

Semarak HUT RI Ke-77 Tahun, Pemkab Inhil Turut Sukseskan Program Bagi 10 Juta Bendera Merah Putih

News

Ganjar Pranowo Menjadi Penyiar Radio
Kopfral sukses gelar lomba photography

Daerah

KOPFRAL Sukses Gelar Lomba Photography 2021, Ini Pemenangnya

News

Gambling establishment casino minimum deposit $1 On the web Trial Slots

Daerah

Ketum DPD PJS Jambi Serahkan SK Kepengurusan DPC Batanghari, Wahyu Jati: Anggota PJS Akan Ikut Serta UKW

Daerah

Komaruddin Daftarkan Diri Untuk Maju Pilkades 2022