Home / News

Senin, 24 Mei 2021 - 14:42 WIB

Resepsi Pernikahan Pada Masa Pandemi: Desa Serdang Jaya

Tahtanews.com Pandemi sepertinya tidak menghalangi berkumpulnya masyarakat pada acara Resepsi Pernikahan. Hanya saja cara beraktivitasnya yang berbeda, yaitu dengan menjalankan prokes (protokol kesehatan) secara ketat.

Resepsi Pernikahan memang selalu menghadirkan keramaian, karena butuh banyak orang untuk sebelum, saat dan sesudah acara terlaksana.

Banyak yang menganggap bahwa menjalankan Prokes dalam acara begitu sulit atau berat. Meski begitu, suka atau tidak, masyarakat harus mematuhinya.

Banyak penyelenggaraan Resepsi/Pesta Pernikahan yang dengan ketat dalam penerapan Prokes. Salah satu contoh pesta pasangan pengantin Aprilia Bunda Sari (Lia) dengan Nurdiyansyah (Nurdin).

Acara tersebut berlangsung pada Senin, (24/05/2021) di Dusun Serdang Jaya, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Bram Itam, Kab. Tanjung Jabung Barat.

Resepsi Pernikahan (panitia)

Penataan Pesta Pernikahan Mentaati Prokes

Resepsi Pernikahan Lia dan Nurdin berjalan dengan lancar. Selain menerapkan Prokes, ada juga penataan khusus agar terhindar dari kerumunan dan penularan virus Covid-19.

Baca Juga :  Pembangunan Yang Tidak Sesuai Dengan Harapan, Buat Warga Resah!

Keluarga Besar (Tuan Rumah) mempersiapkan tempat pencuci tangan, cek suhu (Thermo Gun), dan menyediakan masker. Untuk pasangan pengantin sengaja ditempatkan dalam rumah.

Penyelenggara mengatur cara khusus bagi tamu yang ingin bertemu dengan pengantin. Selain pengecekan suhu tubuh dan cuci tangan, tamu juga masuk secara bergantian dengan jumlah tertentu (1-2 orang).

Untuk hidangan (konsumsi), tersedia dalam beberapa bentuk, ada prasmanan dan nasi kotak. Jadi, tamu undangan yang enggan makan pada lokasi acara bisa membawa pulang nasi kotak.

Nasehat Tokoh Agama Dalam Pesta Pernikahan Pada Masa Pandemi

Selaku Tokoh Agama Desa Serdang Jaya, Ust. H. Suhaimi mengatakan, acara resepsi pernikahan tersebut sangatlah hati-hati, agar tidak melanggar Prokes. Hidangan yang biasanya tersedia depan tenda harus dibawa masuk kedalam rumah.

Baca Juga :  Menakjubkan! Sirkuit Pertama Milik Indonesia, Mandalika. Begini Profilnya

Takut nantinya terlihat berkerumun, maka sebagian juga diganti dengan nasi kotak,” Kata Suhaimi.

Ia juga mengatakan terdapat sesi pembacaan do’a untuk kedua mempelai dan keluarga besar dalam Pesta Pernikahan tersebut.

Suhaimi menerangkan bahwa acara pernikahan tersebut sudah terencana sejak lama.

Kira-kira awal tahun 2021. Karena tidak mungkin, jadi undur lagi,” katanya.

Konsultasilah pihak keluarga dengan keamanan setempat, maka terlaksana hari ini,” sambung Suhaimi.

Sebelum acara berlangsung, beberapa kali pihak kepolisian setempat datang memantau persiapan acara tersebut untuk memastikan pengamanan sosial dan penerapan Prokes.

Karena itu penyelenggara tidak memasang tenda berlebihan, cukup satu atau dua pasang tenda saja,” Lanjut Suhaimi.

Yang hadir pada Pesta Pernikahan tersebut adalah masyarakat sekitar, kerabat mempelai, serta keluarga pengantin pria dan wanita.

Share :

Baca Juga

Daerah

Simpang Siur Surat Persetujuan Perpusnas Terkait Gedung Perpustakaan Daerah

Daerah

Percepat Penurunan Stunting, Bupati Inhil HM Wardan Buka Pertemuan Lintas Program Dan Sektor

Daerah

Guna Ciptakan Inhil Yang Berkah Bupati HM Wardan Lantik Forum Silaturahmi Dan Komunikasi Ulama Dan Umara

News

The 5 best davis cup glasgow tickets Gambling Systems

Daerah

Bengkres akan Pentaskan Balada PKL Malam Minggu Mendatang

Daerah

Wabup H Syamsuddin Uti Pimpin Rapat Laporan Fisik Dan Keuangan APBD Th 2022 Periode April

Daerah

Wabup Inhil H. Syamsuddin Uti Bersama Kepala Daerah Se-Indonesia Ikuti Arahan Presiden Guna Atasi Inflasi

News

Gambling online casino japan establishment La Vida