Home / Daerah / News / Politics

Senin, 13 September 2021 - 11:53 WIB

Pungutan Retribusi Parkir di Pekanbaru Menuai Protes, Dewan PDI Perjuangan Angkat Bicara

Tahtanews.com – Pekanbaru – Terobosan Dishub Pekanbaru, mengambil pungutan retribusi parkir di seluruh waralaba Indomaret dan Alfamart di Kota Pekanbaru, menuai protes. Tidak hanya dari warga, namun protes juga dilayangkan Anggota DPRD Pekanbaru.

 

Padahal selama ini, kenapa waralaba Indomaret dan Alfamart tidak memungut parkir kepada pelanggannya, hal ini dilakukan oleh waralaba untuk bagian dari servis konsumen atau pelayanan mereka. Meski demikian waralaba Indomaret dan Alfamart tetap menyetor parkir ke Pemko Pekanbaru dalam bentuk pajak parkir ke Bapenda Pekanbaru.

 

Anggota DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan S.Pd MH menilai, pungutan parkir ini hanya akal-akalan Dishub Pekanbaru. Modus yang dibalut untuk menambah pundi-pundi PAD, namun sesungguhnya untuk kepentingan kelompok tertentu.

 

“Jangan sok buat terobosan. Tapi masyarakat mengeluh. Harusnya Dishub itu lebih memberikan relaksasi kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini. Bukan menambah beban masyarakat,” tegas Ruslan, Senin (13/9/2021).

Baca Juga :  Mahasiswi STAI Dikabarkan Hilang Sudah 3 Hari

Harusnya, di sana beberapa lembaga kini berlomba-lomba membantu masyarakat yang terdampak pandemi, Dishub juga harus ambil bagian. Paling tidak menggratiskan parkir di beberapa titik.

 

“Kalau mau jujur, berapa sih PAD dari retribusi parkir selama ini. Apakah sesuai target. Kan tidak pernah capai target. Lalu terobosan macam apa pula yang dibuat sekarang (pungutan parkir di Indomaret dan Alfamart),” tegas politisi PDIP ini.

 

“Bahkan lebih ironis lagi, dari informasi yang kita terima, ternyata pihak Indomaret dan Alfamart tidak setuju dipungut parkir. Tapi dipaksakan, ini sangat memalukan seperti ini,” tambahnya.

 

Dengan kondisi seperti ini, Ruslan yang juga duduk di Komisi IV DPRD Pekanbaru meminta, agar Walikota Pekanbaru Firdaus MT turun tangan. Apa yang dibuat bawahannya ini, tidak selaras dengan semangat Pemko Pekanbaru, yang notabenenya, sangat ingin membantu masyarakat terdampak covid-19.

Baca Juga :  Menko Polhukam Sampaikan 3 Hal Penting Dalam Rakor di Mapolda Riau

 

Jika perlu evaluasi Kepala Dishub Pekanbaru. Sebab, di masa sulit seperti ini, jangan ada pejabat Pemko yang membuat masyarakat susah, makin susah.

 

“Kalau perlu diganti saja Kepala Dishub itu. Terobosannya tidak rasional. Termasuk masalah kontrak parkir 10 tahun dengan PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM). Ini di luar nalar yang sehat,” tegasnya.

 

Komisi IV DPRD Pekanbaru yang membidangi parkir ini, sudah mengagendakan memanggil Dishub Pekanbaru dalam waktu dekat ini, untuk digelar hearing.

 

“Kita inginkan di akhir periodesasi Pak Walikota Firdaus MT ini, tidak ada masalah. Semuanya harus terkontrol. Dalam hearing nanti akan kita tanyakan alasan Dishub membuat terobosan itu,” janjinya.

Sumber : gilangnews.com

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Inhil HM Wardan Sidak Kehadiran ASN Pasca Libur Lebaran Idul Fitri 1443 H

Daerah

Bupati Inhil HM Wardan Harapkan Mahasiswa/i STAI Auliaurrasyidin Turut Berkontribusi Bangun Inhil Lebih Baik

Daerah

Bupati Inhil HM Wardan Sampaikan Usulan Ruas Jalan Prioritas Kepada Kementerian PUPR RI

Daerah

Jadi Presenter Berita Riau Televisi, Bupati Inhil HM Wardan Senang Dapat Pengalaman Baru

Daerah

Aliansi Mahasiswa Inhil Lakukan Demonstrasi Atas Dugaan “Liburan” 176 Kades Ke Lombok

Daerah

Bupati HM Wardan Lepas Kontingen Jamnas Ke-XI Cibubur Kwartir Cabang Pramuka 04.02 Inhil

Daerah

Peringati Hari Magrove Sedunia 2022, Bupati Inhil HM Wardan Ajak Masyarakat Lestarikan Dan Pelihara Populasi Magrove

Daerah

Bupati Inhil HM Wardan Sampaikan Usulan Konektivitas Pembangunan Dan Peningkatan DAK Ke Bappenas RI