Home / Daerah / News

Minggu, 16 Januari 2022 - 09:11 WIB

Mahasiswi STAI Dikabarkan Hilang Sudah 3 Hari

Tahtanews.com – Beredarnya unggahan foto kehilangan d! media sosial, seorang wanita mengenakan jilbab ungu sampai saat ini belum d!ketahui keberadaannya. Minggu (16/1/2022).

Wanita tersebut merupakan Seorang mahasiswi STAI An-Nadwah Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbarat).

Dilansir dari Detik.com, Pihak keluarga melaporkan kehilangan dari rumah Mualimatus Sholiha Mahasiswi aktif semester 5 itu sudah 3 hari, hingga kini masih dicari keberadaannya.

“Jadi begini ceritanya, awalnya itu saya dari rumah pergi sama orang tua saya, dari Tungkal ke Jambi untuk mengunjungi rumah saudara yang tengah berduka. Lalu di rumah hanya ada dia (Mualimatus), juga ada ada adik saya. Saat itu, dia (Mualimatus) kita ketahui ada di dalam kamar, namun ketika pulang dari tempat saudara, dia (Mualimatus) ternyata sudah tidak ada di rumah,” kata keluarga mahasiswi yang hilang itu, Ahmad Harun Yahya

Harun memberitahukan adik sepupunya hilang lantaran mengkhawatirkan keadaannya. Apalagi, Mualimatus adalah anak perempuan harapan keluarga yang kini sedang menjalani pendidikan kuliah.

Baca Juga :  Buka MTQ Ke-43 Kecamatan Tempuling, H.Syamsudin Uti Ajak Masyarakat Gemar Membaca Al-Quran

Keberadaan Mualimatus hingga kini masih dalam teka-teki keluarga. Nomor handphone yang bersangkutan sampai sekarang tidak dapat dihubungi. Bahkan, seluruh teman-teman kuliah dan teman dekat Mualimatus juga tidak mengetahui keberadaannya.

“Saya sudah mencoba mencari tahu keberadaan adik sepupu saya ini. Saya sudah tanya dengan seluruh teman-temannya, tetapi tidak ada yang tahu keberadaannya. Apalagi nomor ponselnya juga hingga sekarang tidak aktif, kita hanya khawatir dengan keadaannya sekarang,” ujar Harun.

Upaya Pencarian Mualimatus Sholiha Terus D!lakukan

Kabar hilangnya Mualimatus ini juga mulai heboh setelah beberapa mahasiswa Tanjabbarat memposting informasi kehilangan seseorang di media sosial. Postingan itu tercantum dengan adanya foto dan tulisan permintaan bantuan pencarian anak hilang bernama Mualimatus Sholiha.

Menurutnya Mualimatus sosok pendiam. Dia juga sangat jarang bergaul di luar bersama teman-teman kampusnya.

Meski Mualimatus juga ikut tergabung disalah satu organisasi kemahasiswaan, tapi sepengetahuan pihak keluarga, Mualimatus lebih senang menghabiskan waktu di kamarnya dan sangat jarang ke luar rumah.

Baca Juga :  Bupati Inhil HM Wardan Tinjau Perbaikan Jembatan Gantung Penghubung Antar Desa

“Saya tahunya adik saya ini orangnya gimana, dia ini anak yang tidak banyak bergaul dengan teman-temannya di luar. Dia (Mualimatus) ini lebih senang berada di kamar nya serta kerap jalankan tugas kuliahnya di rumah ketimbang ke luar rumah. Walau juga ikut organisasi mahasiswa di kampusnya, tetapi adik sepupu saya ini tidak banyak mau ke luar rumah gitu,” ucap Harun.

Saat ini pihak keluarga akan segera buat laporan resmi ke polisi, yakni ke Mapolres Tanjung Jabung Barat, Jambi, atas laporan kehilangan.

“Karena ini sudah lewat dari 1×24 jam. Dan kami sudah berupaya cari kemana-mana. Sampai kami coba tracking keberadaannya tetapi kami juga tidak temukan. Bahkan semua teman-teman di organisasi mahasiswa juga coba cari tahu keberadaan adik saya tetapi belum ada tanda-tanda kabarnya, jadi saya akan layangkan laporan resmi hari ini ke polisi,” sebut Harun.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Inhil Ikuti Rakor Interchange (IC) Jalan Tol Jambi – Rengat – Pekanbaru

Daerah

Bupati Inhil HM Wardan Beri Santunan 40 Juta Kepada Keluarga Korban Laka Laut

Daerah

Festival Arakan Sahur Dan Takbiran (Sisi Lainnya)
Idul FItri Ke-4, Kuala Indah, Sungai Gebar

News

Idul Fitri Ke-4, Begini Suasana Penyebrangan Kuala Indah-Sungai Gebar

Daerah

Bupati Inhil HM Wardan Ajak Pengurus Mesjid Al-Falah Yang Baru Ramaikan Mesjid Dengan Kegiatan Keagamaan

Daerah

Bupati Inhil Hadiri Rapat Pembahasan Program E-Learning Kemenkeu

Daerah

Kadis PUTR Inhil Turun Langsung Awasi Pekerjaan Jalan Desa Igal Yang Sempat Viral

Daerah

PMII Inhil Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Nyiur Permai