Home / News

Sabtu, 15 Mei 2021 - 15:00 WIB

Fast Food Tak Bagus untuk Kesehatan Tubuh

Banyajk dari kita  mungkin akan  sulit menolak jika (di) tawari berbagai sajian fast food.

Mengutip laman Medical News Today, fast food atau makanan cepat saji adalah jenis makanan yang dapat di masak, di sajikan dan, di makan secara cepat. Makanan ini pada umumnya berasal dari restoran, kafe, gerai makanan, atau tempat lainnya.

Contoh dari makanan cepat saji di antaranya burger, kentang goreng, pizza, juga ayam goreng tepung.

Meski lezat, di tengah masyarakat muncul anggapan bahwa fast food berdampak buruk bagi tubuh jika di konsumsi terlalu sering atau bagi seseorang dengan kondisi medis tertentu. Pasalnya makanan cepat saji ini mengandung banyak kalori dan miskin nutrisi.

Menurut studi di Jurnal Health Promotion Perspective, makanan cepat saji tinggi akan kandungan gula, garam, lemak jenuh dan lemak trans. Selain itu juga sarat pengawet dan bahan olahan yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Efek Jangka Pendek

Hasil penelitian kecil di jurnal Nutrition Research and Practice menunjukkan makanan cepat saji mengandung banyak gula sehingga memicu seseorang makan lebih banyak. Menurut para ahli, kandungan gula tersebut memberikan rasa kenyang semu sehingga memicu orang untuk makan lebih banyak.

Baca Juga :  Kapolres Inhil Tinjau Lokasi Agen Minyak Goreng

Makanan cepat saji tinggi karbohidrat dan bisa menyebabkan peningkatan kadar insulin (gula darah). Naiknya kadar insulin mengakibatkan tubuh lebih cepat merasa lapar, sehingga seseorang berpotensi mengalami obesitas atau diabetes tipe 2.

Makanan cepat saji juga banyak mengandung garam yang di percaya para ahli akan memberikan dampak langsung pada fungsi pencernaan. Tubuh akan merespons dengan minum lebih banyak air dan membuat perut terasa kembung.

Fast food juga rendah serat dan tidak membutuhkan waktu lama untuk dikunyah. Akibatnya, tubuh pun akan kesulitan buang air besar. Selain itu, terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji bisa mengurangi kebiasaan mengkonsumsi makanan segar dan utuh.

Efek Jangka Panjang

Rutin mengonsumsi makanan cepat saji tentu menimbulkan efek jangka panjang yang buruk bagi kesehatan. Melansir Healthline, efek jangka panjang makanan cepat saji dapat menyebar ke seluruh tubuh.
Kalori berlebih pada makanan cepat saji selain mempengaruhi penambahan berat badan dan obesitas, juga meningkatkan resiko masalah pernapasan, termasuk asma dan sesak nafas. Pasalnya, berat badan akan memberi tekanan ekstra pada jantung dan paru sehingga saat tubuh bergerak tubuh akan kesulitan bernapas.

Pada anak-anak yang terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji, berpotensi mengidap asma dan rhinitis.

Baca Juga :  Pemkab Inhil Dukung ‘Program Simpanan Pelajar’ Melalui Aksi Riau Menabung Kreasimuda Tahun 2022

Sementara di lain sisi, sebuah studi menemukan kemungkinan risiko terjadinya gangguan hormon dalam tubuh hingga menyebabkan masalah reproduksi.

Efek jangka panjang lain pada anak-anak dan remaja saat mengonsumsi makanan cepat saji terlalu sering atau sedikitnya tiga kali seminggu, yakni akan lebih mungkin mengembangkan eksim (kondisi iritasi yang meradang dan gatal pada kulit) serta jerawat.

Pada tulang, kandungan karbohidrat dan gula bisa merusak enamel gigi. Saat enamel menghilang, bakteri dalam mulut bertahan lebih lama dan menyebabkan gigi berlubang.

Risiko lain adalah obesitas. Orang obesitas berpotensi mengalami komplikasi pada kepadatan tulang dan massa otot.

Orang obesitas dengan komplikasi tersebut memiliki risiko patah tulang lebih besar ketika terjatuh. Para ahli pun menyarankan penderita obesitas rutin berolahraga guna membangun otot yang menopang tulang serta menjaga pola makan sehat untuk menekan osteoporosis.

Makanan cepat saji yang (di) goreng umumnya mengandung lemak trans. Lemak trans (di) ketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Akibatnya, tubuh juga berisiko tinggi terkena jantung dan stroke. Peningkatan kolesterol dan tekanan darah merupakan dua faktor utama terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Share :

Baca Juga

Daerah

Riwan Gahardika: Pelopori Usaha Kreatif Bajau Kuala Tungkal
Angin Kencang

News

Angin Kencang Menghantam Penumpang Sped Boat

Daerah

Bupati Inhil HM Wardan Terima Silaturahmi Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru
suap ketok palu RAPBD Jambi

Daerah

Suap Ketok Palu RAPBD Jambi, KPK Periksa Saksi-Saksi
Sogleng

Daerah

Sogleng, Warkop Liberika Khas Panglong

Daerah

Berlangsung Penuh Keakraban, Bupati Inhil HM Wardan Hadiri Pisah Sambut Kajati Riau

Daerah

Buron Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap Kejari Inhil

Daerah

Polres Inhil Bagikan Sembako untuk Panti Asuhan Puri Kasih Tembilahan