Home / Internasional / News / Politics

Kamis, 21 Oktober 2021 - 15:52 WIB

Pemerintah Arab Saudi Kecam Zionis Israel yang Merampok Hak Rakyat Palestina

Tahtanews.com – Hak hak Rakyat Palestina telah dirampok oleh Rezim Zionis Israel. Pemerintah Arab Saudi mengecam tindakan tersebut. Kecaman ini disampaikan Perwakilan Tetap Arab Saudi untuk PBB, Abdullah bin Yahya Al-Mouallimi.

Al-Mouallimi menyampaikan kecamannya saat berpidato dalam pertemuan Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia Barat (ESCWA) tentang dampak ekonomi dan sosial pendudukan Israel terhadap kondisi kehidupan rakyat Palestina di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem. Dia juga menyoroti nasib penduduk Arab di wilayah Golan yang diduduki militer Zionis.

Menurutnya, kehidupan adalah salah satu hak paling dasar yang dijamin di bawah hukum internasional untuk semua orang, namun orang Palestina masih dirampas haknya.

Baca Juga :  Game Online Free Fayer (FF) Anak-anak lakukan Turnamen

“Pihak berwenang Israel tidak hanya merampok hak rakyat Palestina untuk pembangunan tetapi juga merampas hak mereka untuk membangun negara yang mandiri dan layak yang merangkul harapan dan aspirasi mereka,” katanya.

“Laporan PBB menunjukkan sejauh mana pelanggaran dan dampak ekonomi dan sosial dari pendudukan Israel terhadap kondisi kehidupan rakyat Palestina dan penduduk Golan Suriah yang diduduki,” ujarnya, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, pengabaian Israel terhadap resolusi internasional mencerminkan kecenderungannya untuk membatalkan semua upaya yang bertujuan untuk mencapai perdamaian yang adil dan komprehensif. Pengabaian itu, kata dia, juga untuk melanjutkan pelanggarannya terhadap rakyat Palestina dan pembangunan permukiman.

Baca Juga :  Cricket Betting la vuelta standing Software For its Sports books

Al-Mouallimi meminta Dewan Keamanan PBB untuk memikul tanggung jawab politik dan moralnya dengan mewajibkan Israel untuk mematuhi resolusi dan hukum internasional yang menyerukan untuk mengakhiri pendudukannya dan penarikannya secara penuh dari tanah Arab yang diduduki, termasuk Dataran Tinggi Golan Suriah.

Diplomat Arab Saudi itu menegaskan kembali dukungan kuat Kerajaan Saudi untuk perjuangan Palestina.

Arab Saudi sampai saat ini masih menolak untuk melakukan normalisasi hubungan dengan Israel. Namun, kerajaan itu terbuka untuk normalisasi jika negara Palestina yang merdeka sudah terwujud dan perdamaian Israel dan Palestina telah tercipta.

Sumber : Sindonews.com

Share :

Baca Juga

News

Kemenkop – Polri, MoU Tentang Pembinaan UMKM

News

Free Parlay Calculator cycle tour of britain 2021 For the Gambling Odds

Daerah

Satuan Narkoba Polres Inhil Tangkap 2 Penjual Narkoba

News

Posizione di grande abbondanza di trote di https://online-casino-in-linea.it/gallina/ Pragmatic Gamble, è dimostrazione, opinione

Daerah

Banser Riau Siap kawal Kyai

Daerah

Pesan Bupati H.M Wardan Kepada 44 Jch Korpri Indragiri Hilir: “Jaga Kesehatan Dan Sikap Sabar”

Daerah

Aditya Ramadhan Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua HPPMKG Periode 2022-2024

Daerah

GMNI Inhil Datangi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Indragiri Hilir