Tidak Sesuai AD/ART, PBNU Paksakan Konferwil NU Riau

Tahtanews.com – Sejumlah pihak khususnya di Provinsi Riau menilai saat ini Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan contoh tidak taat kepada aturan. Padahal selama ini seluruh anggota diminta untuk berpedoman pada AD/ART dan Peraturan Organisasi.

 

Penilaian miring tersebut muncul setelah tidak kunjung di SK-kannya tiga PCNU di Riau yaitu PCNU Bengkalis, Dumai dan Indragiri Hilir kendati sudah dilakukan verifikasi oleh tim dari PBNU sejak beberapa waktu lalu. Ditambah lagi, pada tanggal 19 November 2021 besok Caretaker PWNU Riau akan melaksanakan kegiatan Konferwil.

 

“Jika benar akan dilakukan Konferwil NU di Riau, ini jelas sudah melanggar AD/ART Organisasi NU sendiri. Karena berdasarkan Pasal 77 Ayat 6, Konferwil sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah Cabang yang ada di daerahnya,” ungkap Kyai Anshori

 

Menurut Kyai Anshori, Saat ini ada enam PCNU yang belum jelas SK nya, yakni Kuansing, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis dan Indragiri Hilir.

“Tiga cabang yang sudah diverifikasi PBNU yakni Dumai, Bengkalis dan Indragiri Hilir tak kunjung di SK kan, kelihatan sekali ini ada upaya penghilangan hak konstitusi PCNU yang tidak pro calon tertentu di Muktamar” terangnya.

 

“Kami melihat Konferwil NU Riau ini sangat kental dengan nuansa politik menjelang Muktamar ke 34 di Lampung nanti. Padahal kita semua tau bahwa NU ini organisasi yang keramat, tapi sepertinya masih ada saja oknum-oknum yang berani bermain-main untuk kepentingan tertentu.Kasian kyai kyai yang sudah berdarah darah ngurusi NU di daerah tapi tidak didengar dan diabaikan oleh PBNU.” tukasnya.

Baca Juga :  Sogleng, Warkop Liberika Khas Panglong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.