Buron Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap Kejari Inhil

Tahtanews.com – Kejaksaan Tinggi Riau dan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Yang tergabung Dalam Tim Gabungan Tangkap Buron (TABUR) berhasil menangkap terpidana Ir. Mujiono.

Mujiono pun langsung dibawa ke Pekanbaru melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK) Pekanbaru, pada Ahad, 31 Oktober 2021.

 

Untuk diketahui, Terpidana Mujiono merupakan karyawan PT Inhutani IV. Pada 1999 dipercaya melaksanakan pembayaran Kompensasi Kayu temuan tim Irjen Dephutbun di Sungai Tapah sejumlah kurang lebih 9,9 meter kubik dengan nilai kurang lebih Rp2,9 miliar.

 

Dari jumlah dan nilai tersebut, terpidana hanya melakukan penerimaan 4,8 meter kubik, namun dibayarkan seolah-olah sesuai dengan dana kompensasi tersebut di atas.

 

“Modus yang dilakukan Mujiono adalah dengan cara membuat dokumen fiktif. Padahal dana tersebut digunakan kepentingan pribadi,” demikian siaran pers Kejati Riau melalui website resminya, Ahad (31/10/21).

 

Akibat perbuatannya, Majelis Hakim memvonis Mujiono bersalah, Ia terbukti dengan sengaja melakukan tindak pidana. Akibat perbuatannya negara telah dirugikan sebesar kurang lebih Rp.1,2 miliar.

 

Disebutkan, eksekusi terhadap buronan atas nama Terpidana Ir. Mujiono diawali dengan diterimanya Surat Permintaan Pencarian/Penangkapan dari Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir pada 08 Oktober 2021 kepada Kejaksaan Tinggi Riau, yang kemudian ditindak lanjuti dengan terbitnya surat perintah operasi intelijen oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau pada 21 Oktober 2021.

 

Setelah berkoordinasi dan mencari tahu keberadaan Terpidana, Tim gabungan memperoleh informasi valid bahwa Terpidana saat itu berada di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, dan Tim gabungan langsung berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah guna memastikan keberadaan Terpidana.

 

Kemudian pada Kamis 28 Oktober 2021 berangkat ke Kota Palu dan setibanya di Kota Palu pada Jumat 29 Oktober 2021 Tim gabungan bergerak cepat dan langsung melakukan pengawasan di rumah Terpidana yang saat itu sedang menjemput anaknya di sekolah.

Baca Juga :  No Deposit https://spintropolis-casino.com/ Gratification

 

Sekira jam 11.00 WITA (jam 10.00 WIB) Tim gabungan Kejati Riau, Kejari Indragiri Hilir dan dibantu Kejati Sulawesi Tengah langsung melakukan penangkapan terhadap Terpidana tanpa perlawanan oleh Terpidana dan langsung diamankan ke Kejari Palu guna persiapan berangkat ke Pekanbaru.

 

Bahwa penangkapan buronan Korupsi atas nama Terpidana Ir. Mujiono dari Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir ini guna melaksanakan eksekusi atas putusan Pengadilan Negeri Tembilahan.

Nomor : 48/Pid.B/2002/PN.Tbh tanggal 30 Januari 2003, yang menyatakan bahwa Terpidana Ir.Mujiono bersama dengan Terpidana Ir. Agus Sukaryanto terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 1 ayat (1) sub B Jo pasal 28 UU No 3 Tahun 1971 Jo Pasal 43A UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

Dengan hukuman terhadap masing-masing Terpidana dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun, Denda Rp. 10 .000.000,. Subsidair 3 bulan kurungan dan Uang Pengganti sebesar Rp. 600.000.000 subsidair 3 bulan penjara sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum, akan tetapi saat itu Terpidana tidak dapat dieksekusi karena melarikan diri.

 

Sumber : Riauterkini.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.