Ibu Korban Pencabulan Sambangi Polres Jakut

JAKARTA, Didampingi kuasa hukumnya Rifqi Z, D (30) ibu korban kasus dugaan pencabulan di Koja menyambangi Polres Metro Jakarta Utara pada Kamis (21/10/2021).
Meminta kejelasan atas laporannya terkait kasus pencabulan yang menimpa putrinya S (12).

“Tujuan kita ini untuk menanyakan ke pihak polisi, mengenai perkembangan perkara client saya, kasus pencabulan anak di bawah umur.
Karena ini belom ada kejelasan seperti yang kita harapkan,” kata Rifqi saat ditemui di lokasi.

Sejak 12 Juni 2021 laporan sudah dilayangkan pihak korban . Namun hingga kini, belum ada tindakan lebih lanjut dari kepolisian.

“Polisi masih mengkonfrontir mengenai keterangan dari terlapor, karena ada perbedaan. Dalam SP2HP pertama
tidak ada kendala tapi tindak lanjutnya terkesan lambat,” sambungnya.

D mengaku, putrinya menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh tiga teman mainnya.
Begitu mengetahui putrinya menjadi korban pencabulan, D langsung melapor ke RT setempat, kemudian ke polisi.
Korban dicabuli pada April 2021 oleh ketiga terlapor pada waktu yang berbeda-beda.
Awalnya D mengatakan, putrinya tak ingin mengakui apa yang dia alami.
“Tersangka yang dilaporkan ada tiga. Jadi ketahuannya dari 1 pelaku, tadinya anak saya enggak mau jujur, akhirnya diulik, jujur dia jadi satu persatu ditanyain,” ucap D.

Namun hingga saat ini, kasus tersebut belum ada perkembangan. Bahkan, terlapor masih berada di sekitar korban.
“Ketiga terlapor masih ada di sekitar kami, Kayak enggak ada apa-apa, dibiarin main begitu,” ucapnya.
Ibu Sang korban pencabulan menuntut keadilan atas kasus yang menimpa putri sulungnya itu. D mengaku tidak tahu apa alasan laporannya tak kunjung diproses.
“Kurang tahu, saya disuruh menunggu aja. Saya cuma minta kepastian aja buat keadilan anak saya,” tambah D.

Baca Juga :  Pinang Kelurahan Betara Kiri Naik Harga! Ini Respon Warga

Sumber : Kompas.com