Penggiat Kopi Ini Ajak Pemuda Bersinergi Untuk Majukan Liberika

Tahtanews.com – Kuala Tungkal – Sabtu, (11/9/2021) Dua pemuda yang beraktivitas sebagai Petani dan Penggiat Kopi Liberika berdiskusi dengan Drs. KH. Anwar Sadat, M.Ag selaku Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat). Pembahasan antara Petani, Penggiat Kopi dan Bupati dalam diskusi tersebut seputar potensi kopi yang ada di Tanjab Barat, khususnya Kopi Liberika.

Pembicaraan atau diskusi tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Kecamatan Betara. Ario (Petani) dan Rudi Candra (Penggiat Kopi) dalam pertemuannya dengan Bupati, menyampaikan bahwa peluang untuk menumbuh-kembangkan Kopi Liberika sangat besar.

Saat bertemu Bupati tadi, kami mendiskusikan beberapa hal. Memang lebih fokus pada membaca potensi tumbuh-kembang Kopi Liberika,” ucap Rudi Candra selaku Penggiat Kopi.

Kita sudah kasih gambaran kepada Bupati mengenai potensi Liberika,” kata Ario selaku Petani Kopi.

Rudi mengatakan bahwa dalam pertemuan itu, Bupati Tanjab Barat menyambut baik dan siap mendukung salah satu produk unggulan kabupaten, yaitu Kopi Liberika.

Alhamdulillah tadi respon Bupati sangat baik, dan siap mendukung. Karena, bagi beliau (Bupati) Kopi Liberika ini merupakan salah satu produk unggulan di Tanjab Barat,” jelas Rudi.

Dalam kesempatan tersebut, Rudi juga sempat menyampaikan tawaran kerjasama, permohonan bantuan, serta beberapa izin untuk mengembangkan Kopi Liberika.

Kami menyampaikan beberapa hal terkait bantuan dan kerjasama ke pemerintah. Kami juga meminta izin penggunaan tempat pemerintah untuk mempromosikan Liberika,” kata Rudi.

Sembari menunggu respon Bupati terkait permintaannya, Rudi berharap Bupati bersedia mengabulkan harapan yang ia sampaikan.

Secara umum respon Bupati sangat baik. Harapan saya, Bupati juga berkenan menyetujui yang kami sampaikan tadi. Niatnya agar Liberika cepat tumbuh dan berkembang,” harapnya.

Baca Juga :  Hujan Deras, Nelayan Betara Kiri Gagal Mencari Nafkah

Selain berdiskusi dan menyampaikan beberapa harapan dan tawaran kepada Bupati, Ario dan Rudi juga mengajak Pemuda Tanjab Barat untuk sama-sama memajukan Kopi Liberika.

Sebagai generasi muda, harapannya kita sama-sama berperan aktiflah. Kita bersinergi dengan Pemda memajukan Kopi Liberika sebagai produk endowment Tanjab Barat,” harap Ario.

Penggiat Kopi Liberika
Pemuda Penggiat Kopi Liberika Tanjab Barat Sedang Menyeduh Kopi

Sekilas Tentang Potensi Kopi Liberika Tanjab Barat

Kopi liberika merupakan kopi dataran rendah yang cocok di lahan bergambut. Jenis kopi liberika menjadi komoditas penting yang dikembangkan masyarakat pesisir di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.

Masyarakat di Tanjab Barat telah lama menggembangkan Kopi Liberika dengan pola tanam Lahan Suboptimal,  tanaman campuran (agroforestry) dengan tanaman perkebunan. Kopi liberika belum miliki pasar khusus, pemasarannya masih konvensional.

Pola pemasarannya dari petani, kopi dikumpulkan oleh pengumpul, kemudian dipasarkan keluar daerah, bahkan sampai ke Singapura dan Malaysia.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini telah mulai melakukan pembinaan kepada petani untuk membentuk koperasi dalam pemasaran kopi, sehingga para petani bisa ikut menentukan harga jual.

Saat ini prospek pengembangan, dan pasarnya sangat terbuka bahkan masih banyak permintaan dari pada produksinya. Prospek pemasaran kopi liberika di Kabupaten Tanjab Barat, khususnya Provinsi Jambi  masih sangat menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.