Game Online Free Fayer (FF) Anak-anak lakukan Turnamen

Tahtanews.com– Perkembangan teknologi yang begitu pesat. Terhitung sejak tahun 2000-an sampai sekarang. Sehingga banyak tercipta aplikasi atau game (permainan) terdapat dalam gadget. Baik itu bentuknya online (menggunakan sinyal) maupun offline (tidak menggunakan sinyal).

Keberadaan jenis- jenis aplikasi maupun game ini, terdapat pada setiap perangkat lunak yang berada didalam gadget (handpone) yang yaitu plastore.

Plastore merupakan tempat berkas berbagai aplikasi, dan game offline maupun online. Salah satu game online yang di senangi anak-anak yaitu free fayer (FF). Sangking antusiasnya, mereka membuat turnamen game online.

Seperti yang terjadi hari ini Rabu, (23/06/23) Pukul13.00 WIB. Antusias anak-anak mengikuti turnamen FF di jalan KH. Dewantara (Siswa Ujung) Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat)

Darwis (15) yang merupakan salah satu panitia penyelenggara FF ini menyatakan bahwa turnamen ini sudah berlangsung selama 8 kali, dengan tempat yang sama.

Darwis juga mengatakan antusias anak-anak untuk mengikuti turnamen ini sekitar kuala tungkal dan sekitar nya

”minat anak-anak pada wilayah kuala tungkal mengikuti turnamen game online ini banyak sampai pada wilayah teluk nilau sana.” sambung Darwis

Selanjutnya, ia mengatakan turnamen FF berlangsung sampai malam hari. Mengenai biaya pendaftaran sebesar Rp.80.000, untuk satu kelompok. Adapun pembagian kelompok turnamen ini berjumlah 4 orang dalam satu kelompok, serta setiap kegiatan terbagi menjadi 2 gelombang.

Gelombang pertama yang bermain berjumlah 12 kelompok, menyisikan 6 kelompok yang menang.

Begitupun gelombang ke-2 dalam permaian tersebut. Hingga nanti yang menang dari 12 kelompok ini akan di adu kembali pada malam hari sampai memenangkan pertandingan.

Apakah Turnamen Game Online  Berdampak Kepada Covid-19?

Baru-baru ini keadaan Tanjab Barat terkonfirmasi zona merah karena kasus penularan cukup besar.

Darwis mengatakan, selama delapan kali mengadakan turnamen ini berlangsung, belum ada tindakan dari satgas covid-19 untuk membubarkan kegiatan ini.

Darwis juga menambahkan turnamen permaianan FF ini rutin dilaksanakan selama 8 kali, akan tetapi sempat terhenti sejenak karena anak-anak ujian sekolah.

”selama ini tidak ada oknum yang membubarakan kegiatan kami ini.” ungkap Darwis.

Ia menambahkan bahwa kegiatan turnamen game online ini, semata mata untuk mengisi waktu kosong untuk anak-anak.